10 Cara Beli Franchise & Tips Agar Untung Maksimal, Catat!

Franchise & License Expo Indonesia
Posted 17 hours ago7 mins read
Tertarik menjalani bisnis franchise tapi masih bingung bagaimana cara beli franchise agar tidak rugi? Yuk, simak tips dan strateginya di sini!
10 Cara Beli Franchise & Tips Agar Untung Maksimal, Catat!

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap dunia bisnis, franchise atau waralaba menjadi salah satu model usaha yang paling sering dilirik.

Selain karena modalnya relatif lebih rendah, potensi keuntungan franchise juga dipercaya lebih menggiurkan dan praktis, sebab Anda bisa memiliki bisnis sendiri tanpa harus membangun semuanya dari nol. 

Tapi, tahukah Anda bagaimana cara beli franchise yang aman, sesuai prosedur, dan menjamin keuntungan? Agar lebih memahami konsep franchise, mulai dari cara memilih hingga membelinya, simak artikel ini hingga tuntas, ya. 

Apa Itu Franchise?

Franchise, yang dalam bahasa Indonesia dikenal juga sebagai waralaba, merupakan model bisnis di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk menjalankan usaha dengan menggunakan nama, produk, sistem, dan prosedur yang sudah terbukti berhasil di pasar. 

Menurut Peraturan Menteri Perdagangan No. 71 Tahun 2019 dan definisi di Kamus Besar Bahasa Indonesia, franchise adalah kerja sama usaha dengan kesepakatan bagi hasil yang mencakup hak kelola dan hak pemasaran dari sistem bisnis tersebut.

Dalam model ini, franchisee membayar biaya awal (franchise fee) dan biasanya biaya royalti berkala sebagai imbalan atas dukungan franchisor, seperti pelatihan, sistem operasional, panduan pemasaran, dan pengembangan merek. 

Mengapa Franchise Banyak Diminati?

Franchise adalah salah satu pilihan bisnis yang populer sebab menawarkan peluang usaha dengan risiko yang relatif lebih terukur dibandingkan membangun bisnis independen dari awal. 

Karena franchise sudah memiliki brand awareness atau pengenalan merek yang kuat di pasar, franchisee dapat langsung menarik pelanggan tanpa perlu memulai promosi dari nol.

Selain itu, sistem operasional yang sudah terbukti dan dukungan penuh dari franchisor, seperti pelatihan, standar kualitas, dan strategi bisnis yang juga sangat membantu franchisee dalam mengelola usaha secara lebih profesional dan efisien.

Selain itu, jenis bisnis satu ini juga bisa dijalankan oleh berbagai kalangan usia, mulai dari mahasiswa dan fresh graduate yang ingin merintis usaha pertama, karyawan yang mencari usaha sampingan, hingga pebisnis berpengalaman yang ingin memperluas portofolio investasinya.

Baca juga: Bisnis Sendiri vs Franchise, Mana yang Lebih Baik untuk Pemula?

Potensi Keuntungan Bisnis Franchise

Secara umum, salah satu keuntungan bisnis franchise adalah bisa memberikan profit margin yang layak, meskipun angka pastinya sangat bergantung pada sektor usaha, lokasi gerai, dan kemampuan pengelolaan bisnis Anda sendiri.

Menurut beberapa studi industri franchise, profit margin tahunan untuk franchise berada dalam kisaran 4% hingga 12%, tergantung jenis usaha. 

Misalnya, franchise di sektor kuliner seperti kedai kopi atau restoran cepat saji biasanya punya margin sekitar 6%–12%, sementara franchise layanan atau jasa bisa mencapai 10%–20% atau lebih.

Selain itu, beberapa riset menunjukkan bahwa franchise cenderung lebih cepat balik modal dibanding usaha mandiri. 

Rata-rata franchisee mampu mengembalikan modal awal mereka dalam 24 bulan, dan sekitar 65% franchisee melaporkan pertumbuhan pendapatan tahunan lebih dari 10%.

Untuk memberikan gambaran dalam konteks Indonesia, estimasi perhitungan keuntungan franchise dengan modal sekitar Rp100 juta bisa mencapai keuntungan bersih bulanan hingga puluhan juta rupiah, dengan break-even point (BEP) bisa tercapai dalam waktu beberapa bulan jika omset stabil.

Baca juga: Cara Ekspansi Bisnis Melalui Sistem Franchise/Waralaba

Bagaimana Cara Beli Franchise?

Perlu diketahui, mendaftar atau membeli franchise terkadang tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya, ada sejumlah syarat yang perlu dipenuhi berdasarkan kebijakan masing-masing franchisor serta ketentuan peraturan waralaba yang berlaku di Indonesia.

Secara umum, berikut tahapan yang biasanya perlu Anda lalui sebelum resmi menjadi mitra franchise:

1. Melakukan Riset 

Tahap awal yang tidak boleh dilewatkan adalah melakukan riset menyeluruh mengenai industri dan jenis franchise yang ingin Anda pilih. 

Anda perlu mempelajari tren pasar, tingkat persaingan di lokasi yang Anda incar, serta daya beli target konsumen. Bandingkan juga beberapa brand sekaligus, lihat rekam jejaknya, jumlah outlet yang sudah beroperasi, hingga testimoni mitra yang telah bergabung.

2. Memilih Brand Franchisor yang Tepat 

Setelah memahami industrinya, langkah berikutnya adalah menentukan brand franchisor yang paling sesuai dengan visi dan kemampuan Anda. 

Salah satu cara beli franchise yang bijak adalah dengan tidak tergiur popularitas semata, tetapi juga perhatikan sistem dukungan yang diberikan, transparansi biaya, standar operasional, serta stabilitas manajemennya, ya.

3. Menghubungi Pihak Franchisor 

Jika sudah yakin dengan pilihan brand, cara beli franchise selanjutnya adalah dengan menghubungi pihak franchisor melalui kanal resmi, baik website, email, maupun kontak bisnis yang tersedia. 

Pada tahap ini, biasanya Anda akan diminta mengisi formulir minat atau data awal sebagai calon mitra. 

Gunakan kesempatan ini untuk menggali informasi sedetail mungkin, termasuk estimasi modal total, biaya tersembunyi (jika ada), serta proyeksi balik modal.

Baca juga: 10 Franchise Minuman yang Akan Hype di 2026

4. Menentukan Jenis Paket Franchise Sesuai Kemampuan

Sebagian besar franchise menawarkan beberapa pilihan paket investasi dengan fasilitas yang berbeda. Anda perlu menyesuaikannya dengan kemampuan finansial dan skala bisnis yang ingin dijalankan. 

Jangan memaksakan memilih paket terbesar jika modal terbatas, namun juga pertimbangkan potensi keuntungan jangka panjang dari setiap paket. Hitung secara realistis biaya operasional dan dana cadangan agar bisnis tetap aman di masa awal pembukaan.

5. Menyiapkan Proposal Proposal

Beberapa franchisor mengharuskan calon mitra mengajukan proposal bisnis yang berisi profil diri, latar belakang pengalaman, rencana lokasi, hingga gambaran strategi operasional. Jadi, semakin jelas dan terstruktur proposal yang Anda buat, maka semakin besar pula peluang Anda untuk lolos ke tahap berikutnya.

6. Melakukan Survei Lokasi

Lokasi adalah faktor krusial dalam bisnis franchise, terutama di sektor F&B dan ritel. Biasanya franchisor akan melakukan survei langsung ke lokasi yang Anda ajukan untuk menilai potensi traffic, aksesibilitas, tingkat persaingan, hingga profil konsumen di sekitarnya. 

Baca juga: 10 Franchise Minuman yang Akan Hype di 2026

7. Menjalani Proses Seleksi dan Wawancara

Tidak semua pendaftar otomatis diterima. Pihak franchisor akan melakukan seleksi, baik melalui wawancara maupun penilaian administratif, untuk memastikan calon mitra memiliki komitmen, kemampuan manajerial, serta kesiapan modal. 

8. Menandatangani Perjanjian Franchise

Apabila dinyatakan lolos, Anda akan masuk ke tahap penandatanganan kontrak kerja sama. Bacalah setiap pasal dengan cermat, termasuk ketentuan royalti, durasi kontrak, pembagian wilayah, hingga aturan perpanjangan. 

Jika perlu, konsultasikan dengan penasihat hukum agar tidak ada poin yang merugikan di kemudian hari. Kontrak ini menjadi dasar legal hubungan bisnis antara Anda dan franchisor.

9. Membayar Biaya Franchise

Setelah perjanjian disepakati, Anda diwajibkan membayar biaya franchise sesuai paket yang dipilih. 

Biaya ini biasanya mencakup lisensi penggunaan brand, pelatihan, serta dukungan awal pembukaan gerai. 

Selain itu, pastikan Anda juga sudah menyiapkan dana tambahan untuk renovasi, pembelian stok awal, serta operasional beberapa bulan pertama.

10. Menjalani Pelatihan Operasional

Sebelum outlet resmi dibuka, Anda dan tim akan mengikuti pelatihan operasional dari franchisor. Materinya meliputi standar pelayanan, pengelolaan stok, penggunaan peralatan, hingga sistem pencatatan keuangan. 

Baca juga: Daftar Franchise Restoran Padang, Modal, Syarat, & Keuntungannya

Tips Memilih Franchise yang Sesuai

Memilih franchise tidak bisa dilakukan secara terburu-buru hanya karena tergiur brand besar atau tren yang sedang naik daun. Berikut adalah tips memilih franchise agar terhindar dari risiko kerugian di masa depan.

  • Pilih industri yang Anda pahami atau minati.

  • Sesuaikan dengan kemampuan modal dan dana cadangan.

  • Siapkan dana operasional minimal 3–6 bulan pertama untuk mengantisipasi kondisi bisnis yang belum stabil.

  • Pelajari rekam jejak dan reputasi brand.

  • Analisis potensi lokasi dan target pasar.

  • Periksa detail kontrak dan sistem dukungan.

  • Hitung proyeksi balik modal secara realistis dengan meminta estimasi penjualan dan simulasi keuangan dari franchisor.

Nah, itu dia berbagai tips dan cara beli franchise yang bisa Anda pertimbangkan agar bisnis franchise yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan goal finansial Anda.

Dengan riset yang matang, perhitungan finansial yang realistis, serta pemilihan brand yang tepat, peluang untuk menjalankan bisnis yang stabil dan berkembang tentu akan semakin besar.

Namun, mencari franchise yang cocok tidak selalu mudah jika hanya mengandalkan informasi dari internet. Anda perlu melihat langsung konsep bisnisnya, berbicara dengan tim manajemen, hingga membandingkan beberapa brand dalam satu waktu agar keputusan yang diambil benar-benar tepat.

Bingung bagaimana mewujudkannya? Jangan khawatir, sebab Anda bisa melakukan semua itu dengan menghadiri pameran Franchise & License Expo Indonesia (FLEI Business Show).

Di FLEI Business Show, Anda dapat bertemu langsung dengan berbagai brand dari beragam sektor, menggali detail skema kemitraan, hingga berdiskusi soal potensi keuntungan secara lebih terbuka.

Daripada menebak-nebak peluang bisnis dari jauh, lebih baik datang dan lihat langsung kesempatannya, bukan? Jadi, mari segera beli tiket FLEI Business Show dan bersiaplah meninjau berbagai sektor bisnis, membandingkan opsi, dan menentukan jenis franchise yang paling sesuai dengan visi Anda.

Hubungi kami jika Anda punya pertanyaan seputar pameran. Kami tunggu kehadiran Anda di FLEI Business Show, ya!

Baca juga: Tempat Cari Bisnis Terpercaya? FLEI Gelar Pameran Franchise dan Kemitraan


Share this post
© 2026 Panorama Media. All rights reserved.