Global AI Expo 2026

Tiga Hari di Global AI Expo 2026: Peta Sesi yang Wajib Anda Hadiri

Global Ai Expo
Posted 5 hours ago3 mins read
Tiga hari, tiga panggung utama, lebih dari 80 sesi. Inilah cara membaca jadwal supaya Anda pulang dengan oleh-oleh yang berbobot, bukan capek.
Tiga Hari di Global AI Expo 2026: Peta Sesi yang Wajib Anda Hadiri

Acara tiga hari di Jakarta Convention Center bukan tipe yang bisa Anda hadiri secara santai. Jadwal padat, beberapa sesi paralel, dan booth yang tersebar di tiga zona. Yang berhasil pulang dengan insight biasanya datang dengan rencana, bukan harapan.

Tulisan ini adalah peta kasar untuk membantu Anda memilih. Saya akan rangkum tiap hari berdasarkan tema utamanya dan menandai sesi yang menurut saya paling tinggi nilai praktisnya.

Hari 1: Frontier Models dan Pemain Lab

Hari pertama dibuka pukul 09:30 dengan keynote Sam Altman tentang arah riset OpenAI lima tahun ke depan. Setelah itu Dario Amodei dari Anthropic membahas pendekatan Constitutional AI dan kenapa cara melatih model menentukan seberapa bisa Anda mempercayainya.

Yang sering terlewat di hari pertama adalah panel pukul 11:00 di Plenary Hall A. Andrew Ng memoderasi empat petinggi lab (OpenAI, Anthropic, Google DeepMind, Meta) untuk membandingkan roadmap mereka. Panel ini biasanya tempat di mana asumsi-asumsi tersembunyi para lab muncul ke permukaan, bukan di keynote individual.

Sore hari ada fireside chat antara Jensen Huang dan Sundar Pichai tentang lapisan compute di balik AI. Bukan pembicaraan tentang chip dalam arti teknis, tapi tentang apa yang berubah ketika inference jadi murah dan ada di mana-mana. Saya rekomendasikan duduk di sesi ini meski Anda bukan engineer infrastruktur.

Hari 2: Adopsi di Perusahaan

Tema hari kedua bergeser ke implementasi. Satya Nadella membuka dengan keynote tentang bagaimana ribuan perusahaan beralih dari pilot ke produksi, dan apa pola yang gagal versus yang berhasil.

Sesi praktis terbaik di hari ini ada di workshop track. Track ini berukuran kecil (kapasitas 50 orang per sesi) dan biasanya cepat penuh. Topik yang menarik perhatian saya: agent orchestration dengan LangGraph, evaluasi LLM untuk produk consumer, dan migrasi dari prompt engineering ke fine-tuning.

Daftar sebelum hari acara, jangan andalkan walk-in. Tahun lalu di event serupa, workshop terbaik full bahkan sebelum jam makan siang.

Hari 3: Riset, Safety, dan Apa Selanjutnya

Hari ketiga lebih akademis tapi tetap relevan untuk praktisi. Yoshua Bengio memandu panel tentang AI safety dan governance. Ilya Sutskever akan ada di panel ini, bersama Daniela Amodei dan Mira Murati.

Sore hari ada Startup Pavilion dan pitch day. Lebih dari 60 startup AI Indonesia dan regional akan presentasi tujuh menit per tim. Cocok kalau Anda investor, atau sedang mencari ide pivot, atau kalau Anda hanya ingin tahu apa yang sedang dibangun di luar perusahaan-perusahaan besar.

Beberapa Catatan Praktis

Bawa power bank yang besar. Sinyal dan port charging di JCC tahun lalu lumayan susah ditemukan setelah jam 11.

Aplikasi acara akan tersedia tiga hari sebelum hari-H. Buka schedule builder-nya, tandai sesi Anda, dan set alarm sepuluh menit sebelum tiap sesi. Plenary Hall A dan Hall B berjarak sekitar lima menit jalan kaki.

Untuk networking, datang ke welcome reception malam hari pertama. Suasananya jauh lebih informal dibanding break siang. Banyak founder dan researcher yang sebenarnya susah ditemui sehari-hari justru hadir di sini.

Jadwal lengkap dan detail tiap sesi ada di halaman Rundown. Cek juga daftar speakers untuk profil singkat dan topik yang mereka bawakan.

Global AI Expo 2026AI IndonesiaPanduan AcaraJadwalPanduan
Share this post
© 2026 PT Panorama Media. All rights reserved.