Makanan Kontinental: Definisi, Sejarah, Ciri, & Contohnya

More Food
Posted 17 hours ago5 mins read
Makanan kontinental adalah hidangan yang berasal dari negara Eropa. Yuk, telusuri apa saja ciri dan contoh hidangannya di sini!
Makanan Kontinental: Definisi, Sejarah, Ciri, & Contohnya

Pernah tidak Anda kepikiran mengapa steak, pasta, salad, atau roasted chicken sering dikelompokkan ke dalam satu kategori yang sama? Semua hidangan tersebut biasanya termasuk dalam kategori makanan kontinental. 

Istilah makanan kontinental ini biasanya akan sering Anda temukan di menu restoran, hotel, hingga acara pernikahan. 

Namun, masih banyak yang mengira bahwa istilah ini hanyalah sebutan untuk makanan luar negeri secara umum. Padahal, tidak semua makanan Barat bisa disebut demikian, ya. Yuk, pelajari definisi makanan kontinental, sejarah, ciri khas, hingga contohnya di artikel ini.

Apa Itu Makanan Kontinental?

Makanan kontinental atau continental food adalah istilah yang digunakan untuk menyebut berbagai hidangan yang berasal dari negara-negara di Benua Eropa, khususnya kawasan Eropa Barat seperti Prancis, Italia, Spanyol, Jerman, dan negara-negara sekitarnya.

Makanan kontinental umumnya dikenal dengan cita rasa yang tidak terlalu kuat atau pedas, serta lebih menonjolkan rasa asli dari bahan-bahan yang digunakan. 

Oleh karena itu, penggunaan rempah-rempah pada masakan kontinental biasanya lebih sederhana dibandingkan masakan Asia atau Timur Tengah yang cenderung kaya bumbu.

Sejarah Makanan Kontinental

Dalam dunia kuliner, istilah "kontinental" sebenarnya merujuk pada daratan utama Eropa (the Continent) dari sudut pandang masyarakat Inggris. 

Seiring waktu, istilah tersebut kemudian berkembang dan digunakan untuk menggambarkan berbagai hidangan bergaya Barat yang berasal dari Eropa serta negara-negara lain yang banyak dipengaruhi budaya kuliner Eropa.

Pada masa awal perkembangannya, masyarakat Eropa mengandalkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di wilayah mereka, seperti gandum, kentang, daging sapi, daging unggas, ikan, susu, keju, mentega, serta berbagai jenis sayuran.

Perkembangan makanan kontinental semakin pesat pada abad ke-15 hingga ke-18, ditandai dengan masuknya berbagai bahan pangan baru, seperti tomat, kentang, jagung, dan kakao. 

Baca juga: Apa Itu Banquet? Definisi, Fungsi, & Jenisnya

Ciri Khas Makanan Kontinental

Meskipun berasal dari berbagai negara dan budaya yang berbeda, makanan kontinental umumnya memiliki sejumlah karakteristik yang serupa.

Ciri khas inilah yang membuatnya berbeda dari jenis masakan lain, terutama masakan Asia yang cenderung kaya rempah dan bumbu. 

Berikut beberapa ciri khas makanan kontinental yang paling mudah dikenali:

  • Mengutamakan cita rasa asli bahan makanan, sehingga penggunaan bumbu biasanya tidak terlalu dominan.

  • Banyak menggunakan produk susu dan turunannya.

  • Mengandalkan protein hewani sebagai bahan utama.

  • Menggunakan kentang sebagai sumber karbohidrat utama.

  • Menggunakan teknik memasak khas Barat, seperti grilling, roasting, baking, sautéing, dan lainnya.

  • Penyajian makanan cenderung sederhana namun rapi.

  • Banyak menggunakan saus sebagai pelengkap hidangan.

  • Tidak terlalu pedas.

  • Menggunakan berbagai jenis herbal aromatik, seperti parsley, rosemary, thyme, basil, oregano, dill, dan sage.

  • Banyak mengandalkan proses pemanggangan dan oven.

Baca juga: 13 Cara dan Tips Membuka Usaha Kuliner, Pemula Wajib Catat!

Contoh Makanan Kontinental 

Makanan kontinental mencakup berbagai hidangan yang berasal dari tradisi kuliner Eropa dan negara-negara Barat lainnya, mulai dari hidangan pembuka, santapan utama, hingga makanan penutup.

Berikut adalah beberapa contoh makanan kontinental yang populer dan banyak ditemukan di restoran, hotel, maupun kafe:

1. Steak

image

Steak merupakan salah satu hidangan kontinental yang paling populer di dunia. Menu ini biasanya dibuat dari potongan daging sapi yang dipanggang sesuai tingkat kematangan tertentu, seperti rare, medium rare, medium, hingga well done.

2. Pasta

image

Pasta adalah makanan khas Italia yang hadir dalam berbagai bentuk seperti spaghetti, fettuccine, penne, hingga macaroni. Beberapa jenis pasta yang populer di Indonesia antara lain Spaghetti Bolognese, Carbonara, Aglio e Olio, dan Alfredo.

3. Pizza

image

Meski kini dapat ditemukan hampir di seluruh dunia, pizza berasal dari Italia dan termasuk salah satu contoh makanan kontinental yang paling dikenal, lho. 

Pizza terdiri dari adonan roti pipih yang dipanggang dengan berbagai topping seperti saus tomat, keju mozzarella, daging, seafood, hingga aneka sayuran.

4. Lasagna

image

Lasagna merupakan hidangan pasta berlapis yang dibuat dari lembaran pasta, saus daging, saus béchamel, serta keju yang dipanggang sehingga teksturnya lembut dan terasa gurih.

5. Roasted Chicken

image

Roasted chicken adalah ayam panggang yang dibumbui dengan mentega, bawang putih, dan berbagai herbal seperti rosemary atau thyme sebelum dipanggang hingga kulitnya berwarna keemasan dan renyah.

Baca juga: Apa Itu Bistro? Definisi, Ciri Khas, dan Bedanya dengan Kafe

6. Fish and Chips

image

Hidangan khas Inggris ini terbuat dari ikan fillet yang dilapisi tepung lalu digoreng hingga renyah, kemudian disajikan bersama kentang goreng, dan berbagai saus, seperti saus tartar, lemon, atau mushy peas.

7. Caesar Salad

image

Caesar salad merupakan salah satu salad paling terkenal dalam kuliner Barat. Menu ini umumnya terdiri dari selada romaine, crouton, keju parmesan, dan saus Caesar yang khas. Beberapa variasi juga menambahkan ayam panggang atau udang sebagai sumber protein.

8. Cream Soup

image

Berbagai jenis sup krim juga termasuk makanan kontinental yang populer. Sup ini memiliki tekstur lembut dan creamy karena menggunakan susu, krim, atau mentega sebagai bahan dasarnya.

9. Beef Wellington

image

Hidangan premium satu ini terdiri dari daging sapi fillet yang dibalut jamur dan puff pastry, kemudian dipanggang hingga matang.

10. Apple Pie

image

Untuk kategori dessert, apple pie menjadi salah satu contoh makanan kontinental yang sangat populer. Kue ini dibuat dari kulit pastry yang diisi potongan apel berbumbu kayu manis dan dipanggang hingga berwarna keemasan.

Tertarik Menjual Menu Makanan Kontinental? Temukan Supplier Terbaiknya Hanya di MoreFood Expo!

Popularitas makanan kontinental yang terus meningkat membuka peluang bisnis yang menjanjikan bagi pelaku usaha F&B

Mulai dari restoran, kafe, hotel, catering, hingga usaha rumahan, menu seperti steak, pasta, pizza, salad, dan berbagai hidangan Barat lainnya sudah terbukti banyak diminati oleh konsumen dari berbagai kalangan.

Namun, untuk menghadirkan makanan kontinental yang berkualitas, Anda tentu membutuhkan dukungan bahan baku yang tepat. 

Mulai dari daging premium, keju, produk susu, pasta, saus, bumbu dan herbal, hingga peralatan dapur yang menunjang proses produksi, semuanya berperan penting dalam menentukan kualitas hidangan yang disajikan.

Karena itu, Anda perlu memilih supplier yang tepat dan tepercaya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, termasuk juga berbagai mesin peralatan dapur, hingga kemasan produk kuliner Anda. 

Nah, untuk mencari semua kebutuhan tersebut, Anda bisa mengunjungi pameran MoreFood Expo yang menyediakan berbagai solusi untuk mendukung bisnis kuliner, mulai dari supplier bahan baku hingga teknologi pendukung operasional bisnis F&B.

Yuk, hubungi tim kami untuk mengetahui jadwal pameran terdekat dan pastikan Anda mengikuti akun Instagram kami di @morefoodexpo.id agar tak ketinggalan informasinya!

Baca juga: 8 Cara Memulai Usaha Kuliner dengan Modal Kecil & Ide Bisnisnya

Share this post
© 2026 PT Panorama Media. All rights reserved.