Indomaret sudah lama dikenal sebagai salah satu jaringan minimarket terbesar di Indonesia dengan ribuan gerai yang tersebar sampai ke kota-kota kecil.
Tidak heran, banyak calon pebisnis yang melirik kemitraan ini karena dinilai lebih aman dan terukur dibanding memulai minimarket dari nol.
Namun, sebelum memutuskan untuk bergabung, Anda perlu memahami betul berapa modal yang harus disiapkan, bagaimana skema pembagian keuntungan, sampai seberapa realistis potensi balik modalnya di tahun 2026.
Pembahasan berikut merangkum informasi terbaru dari berbagai sumber resmi dan media keuangan, lalu mengulasnya secara praktis agar lebih mudah Anda jadikan bahan pertimbangan.
Mengapa Franchise Indomaret Begitu Menarik?
Brand Indomaret sudah sangat kuat di benak konsumen, sehingga gerai baru biasanya tidak membutuhkan waktu lama untuk mulai ramai dikunjungi, selama lokasinya strategis.
Di baliknya, ada sistem operasional yang sudah matang, rantai pasok yang rapi, hingga dukungan promosi nasional yang memudahkan mitra dalam menjalankan bisnis sehari-hari.
Banyak sumber menyebutkan bahwa omzet gerai Indomaret dengan lokasi yang layak bisa mencapai kisaran Rp7-10 juta per hari, yang jika dikalikan sebulan setara dengan Rp210-300 juta omzet bulanan.
Angka ini menjadi salah satu alasan mengapa peluang usaha ini masih dianggap menarik, terutama bagi Anda yang ingin bermain di bisnis ritel harian dengan aliran kas yang relatif stabil.
1. Modal Franchise Indomaret Terbaru di 2026
Berbagai media yang mengutip informasi resmi Indomaret menyebutkan bahwa investasi awal untuk membuka satu gerai baru berada di kisaran sekitar Rp494 juta, belum termasuk sewa bangunan.
Sejumlah pemberitaan tahun 2026 juga menyebut kisaran biaya awal kemitraan berada di rentang sekitar Rp394 juta hingga Rp500 juta, tergantung tipe dan kondisi bangunan yang digunakan.
Secara garis besar, komponen biaya yang perlu Anda siapkan untuk gerai baru adalah sebagai berikut:
Franchise fee untuk 5 tahun: sekitar Rp36 juta.
Biaya promosi dan persiapan pembukaan toko: sekitar Rp9,5 juta.
Renovasi dan penambahan daya listrik: kurang lebih Rp221,5 juta (bisa naik jika bangunan awal bukan ruko atau butuh renovasi berat).
Peralatan elektronik dan non-elektronik (rak, kasir, pendingin, dll.): sekitar Rp227 juta.
Jika dijumlahkan, total investasi awal yang sering dijadikan patokan berada di angka kurang lebih Rp494 juta, dan di lapangan bisa sedikit lebih rendah atau lebih tinggi mengikuti kondisi lokasi dan desain gerai.
Beberapa skema juga memungkinkan pengambilalihan (takeover) gerai yang sudah berjalan, di mana kebutuhan modal bisa berbeda dan dalam beberapa kasus berada pada kisaran sekitar Rp150 juta hingga ratusan juta rupiah tergantung paket dan kondisi sewa.
2. Syarat Lokasi dan Kemitraan yang Perlu Dipenuhi
Selain modal, Indomaret juga mensyaratkan beberapa hal penting agar kemitraan bisa disetujui.
Calon mitra harus merupakan Warga Negara Indonesia, memiliki jiwa wirausaha, dan bersedia mengikuti sistem waralaba yang sudah ditetapkan oleh pihak pusat.
Dari sisi lokasi, mayoritas panduan resmi dan artikel keuangan menyebut bahwa:
Lokasi ideal berada di area komersial atau kawasan yang ramai aktivitas, seperti pemukiman padat, dekat kampus, perkantoran, atau jalan utama.
Luas bangunan yang disarankan umumnya di kisaran 120-200 meter persegi, dengan lebar muka tertentu agar mudah terlihat dan diakses.
Calon mitra harus menyiapkan berbagai perizinan minimarket, seperti IMB/PBG, NPWP, PKP, NIB, izin lingkungan, STPW, dan izin lain sesuai ketentuan daerah.
Pada proses pengajuan, biasanya Anda diminta mengisi formulir di situs resmi, kemudian mengikuti beberapa tahap presentasi dan survei kelayakan lokasi sampai akhirnya menandatangani perjanjian kerja sama untuk jangka waktu 5 tahun.
3. Potensi Omzet dan Keuntungan Per Bulan
Pertanyaan yang paling sering muncul tentu soal keuntungan: berapa kira-kira yang bisa didapat setiap bulan?
Sejumlah sumber yang mengutip pernyataan perwakilan Indomaret menyebut bahwa gerai dengan lokasi yang layak bisa membukukan penjualan harian di kisaran Rp7-10 juta.
Jika omzet harian diambil contoh Rp10 juta, maka dalam 30 hari omzet kotor per bulan bisa mencapai sekitar Rp300 juta.
Beberapa media perbankan dan keuangan juga mengonfirmasi bahwa kisaran omzet bulanan Rp200-300 juta cukup realistis untuk gerai yang berada di lokasi strategis dan dikelola dengan baik.
Dari omzet tersebut, perlu diperhitungkan beberapa komponen utama:
Harga pokok barang, yang sering diasumsikan sekitar 85% dari omzet penjualan.
Biaya operasional toko seperti listrik, air, dan lain-lain, yang dalam berbagai simulasi diperkirakan sekitar Rp7 juta per bulan.
Gaji karyawan, misalnya 6 orang dengan gaji Rp3 juta per bulan sehingga total sekitar Rp18 juta.
Dengan asumsi-asumsi tersebut, sejumlah simulasi menunjukkan bahwa satu gerai yang performanya baik berpotensi menghasilkan laba kotor sekitar Rp1,5 juta per hari atau sekitar Rp45 juta per bulan sebelum dikurangi biaya operasional dan royalti.
4. Skema Royalti dan Pembagian Laba
Salah satu poin penting dalam kemitraan adalah skema royalti yang berlaku berdasarkan omzet bulanan.
Beberapa sumber yang merangkum ketentuan royalti Indomaret menyampaikan bahwa persentasenya berada di kisaran 0-4% tergantung tingkat penjualan gerai.
Secara garis besar, skemanya tampak seperti berikut:
Omzet bulanan di bawah sekitar Rp175 juta: royalti 0%.
Omzet bulanan sekitar Rp175-200 juta: royalti sekitar 2%.
Omzet bulanan sekitar Rp20-225 juta: royalti sekitar 3%.
Omzet bulanan di atas Rp225 juta: royalti sekitar 4%.
Dengan menggabungkan asumsi omzet, struktur biaya, dan skema royalti, beberapa simulasi menyimpulkan bahwa potensi laba bersih akumulatif selama 5 tahun bisa mendekati sekitar Rp945 juta untuk gerai yang performanya baik.
Tentu saja, ini bukan angka pasti, melainkan ilustrasi kasar yang sangat bergantung pada lokasi, kepadatan pelanggan, dan efisiensi pengelolaan toko.
5. Balik Modal Berapa Lama?
Banyak artikel keuangan menempatkan franchise Indomaret sebagai bisnis ritel jangka menengah-panjang, bukan skema “cepat kaya” dalam hitungan bulan.
Dengan modal awal sekitar Rp494 juta ditambah sewa bangunan dan dana cadangan operasional, masa balik modal yang sering disebut berada di kisaran sekitar 3-4 tahun ketika performa gerai stabil.
Beberapa faktor yang sangat memengaruhi kecepatan balik modal antara lain:
Kualitas dan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.
Tingkat persaingan minimarket dan ritel modern lain di radius terdekat.
Manajemen stok, efisiensi biaya listrik, dan pengendalian kerugian (shrinkage).
Konsistensi mengikuti SOP operasional yang ditetapkan Indomaret.
Di tahun 2026, tren biaya dasar kemitraan masih relatif serupa dengan beberapa tahun sebelumnya, tetapi tekanan biaya sewa dan naik-turunnya daya beli di tiap daerah membuat analisis lokasi menjadi semakin krusial sebelum Anda masuk.
6. Kelebihan Menjadi Mitra Indomaret
Di luar angka-angka, ada beberapa keunggulan yang membuat banyak orang tetap tertarik pada kemitraan ini.
Beberapa di antaranya adalah:
Brand kuat dan sudah dipercaya konsumen, sehingga membantu menarik trafik sejak awal pembukaan.
Sistem operasional yang sudah baku dan relatif “autopilot”, di mana pihak Indomaret membantu pengelolaan operasional, penyusunan laporan, hingga pasokan barang dagangan.
Dukungan pelatihan untuk karyawan dan pendampingan bagi mitra agar toko berjalan sesuai standar.
Akses ke jaringan pemasok dengan harga yang kompetitif dan program promosi yang terintegrasi secara nasional.
Kombinasi faktor-faktor ini membuat risiko manajerial bagi pemilik relatif lebih ringan dibanding membangun minimarket independen tanpa sistem yang teruji.
7. Risiko dan Hal yang Perlu Diwaspadai
Meski terlihat menjanjikan, franchise Indomaret tetap memiliki risiko yang perlu dihitung secara matang.
Besarnya investasi awal membuat Anda perlu memastikan bahwa dana yang digunakan benar-benar siap untuk “parkir” dalam jangka beberapa tahun ke depan.
Selain itu, ada beberapa tantangan lain:
Persaingan dengan minimarket lain seperti Alfamart serta pemain ritel lokal di sekitar lokasi.
Ketergantungan pada kebijakan pusat, baik terkait harga jual, promosi, maupun standar operasional.
Kemungkinan penurunan daya beli di area tertentu yang bisa menekan omzet, terutama di tengah perubahan ekonomi dan pola konsumsi rumah tangga.
Karena itu, sebelum menandatangani perjanjian, penting bagi Anda untuk membaca dengan teliti semua klausul, termasuk pembagian tugas, termin pembayaran, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak sepanjang masa kontrak 5 tahun.
8. Langkah Sebelum Mengambil Keputusan
Jika Anda tertarik untuk melangkah lebih jauh, ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan:
Lakukan survei langsung ke beberapa gerai Indomaret di area yang Anda incar untuk melihat pola kunjungan dan profil konsumennya.
Hitung kebutuhan modal secara konservatif, termasuk sewa bangunan, dana darurat operasional, dan kemungkinan penyesuaian renovasi di luar estimasi awal.
Siapkan dokumen legalitas lebih awal agar proses pengajuan berjalan lancar ketika memasuki tahap presentasi dan survei lokasi.
Pastikan Anda dan keluarga memahami bahwa bisnis ini bersifat jangka menengah-panjang, dengan target balik modal beberapa tahun ke depan, bukan dalam hitungan bulan.
Terakhir, selalu rujuk pada informasi paling mutakhir di situs resmi Indomaret atau kanal resmi lainnya, karena detail biaya dan ketentuan kemitraan bisa diperbarui sewaktu-waktu mengikuti kebijakan perusahaan dan regulasi.
Di tahun 2026, franchise Indomaret tetap menjadi salah satu pilihan utama bagi calon pebisnis yang ingin masuk ke bisnis ritel modern dengan brand kuat dan sistem yang sudah terbukti.
Dengan modal awal yang umumnya berkisar di sekitar Rp494 juta dan potensi omzet ratusan juta rupiah per bulan di lokasi yang tepat, peluang keuntungannya masih menarik bagi profil investor yang siap bermain untuk jangka panjang.
Kunci utamanya terletak pada pemilihan lokasi, kesiapan modal, serta komitmen untuk benar-benar menjalankan bisnis sesuai standar dan prosedur yang telah disusun oleh Indomaret.
Demikianlah pembahasan keuntungan franchise Indomaret? Tertarik untuk membeli franchisenya? Yuk kunjungi acara Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) di daerah kamu. Cek Instagram resmi @fleiexpoid untuk mengetahui update jadwalnya.
Jika sudah mengetahui jadwalnya, kunjungi laman resmi FLEI untuk pembelian tiket!




















